Seputar News

Masjid Menjadi Bagian dari Sistem Informasi Masjid (Simas)

SeputarNews/ KAB. SUBANG — Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pembangunan masjid selaras dengan visi Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar dalam menciptakan Jabar Juara Lahir Batin.

Untuk itu, Uu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Haji Syaiful Anwar yang telah membangun Masjid Raya Haji Syaiful Anwar di Desa Sukamulya Nagrog Jaya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.
Menurut Uu, pembangunan masjid oleh Haji Syaiful Anwar dan keluarga adalah bagian dari dukungan elemen masyarakat dalam mewujudkan misi keumatan Pemdaprov Jabar.
Selain itu, Uu juga mengapresiasi pihak pengurus Masjid Haji Syaiful Anwar karena masjid ini menjadi bagian dari Sistem Informasi Masjid (Simas) yang diluncurkan oleh Kementerian Agama Kab. Subang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Haji Syaiful Anwar berserta istri yang telah membangun masjid sebagai sarana ibadah maghdah dan ghair maghdah sebagai bentuk dukungan untuk suksesnya Jabar Juara dalam bidang batin,” kata Uu saat meresmikan Masjid Raya Haji Syaiful Anwar, Kamis (10/10/19).
“Ini tentu menambah sarana untuk peningkatan ibadah. Harapan kami masjid ini bisa bermanfaat dan maslahat untuk umat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Uu berujar bahwa masjid adalah sebuah bangunan yang bermakna dan memiliki dimensi. Dimensi pertama, masjid sebagai tempat ibadah maghdah maupun ibadah ghair maghdah.
Ibadah maghdah sendiri adalah ibadah yang langsung kepada Allah SWT, seperti salat dan puasa. Sementara ibadah ghair maghdah adalah ibadah yang dilakukan antarsesama umat manusia atau urusan sosial yang dilakukan niat karena Allah SWT.
“Oleh karena itu, harapan saya masjid yang ada di mana pun mari kita manfaatkan masjid untuk ibadah maghdah dan ghair maghdah,” imbau Uu.
“Artinya, mari kita manfaatkan masjid tidak hanya untuk sholat atau ghair maghdah, tapi mari kita manfaatkan masjid untuk berdiskusi tentang ekonomi (misalnya) asal untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.
Adapun dimensi kedua masjid, tutur Uu, yakni fungsi masjid yang bisa digunakan sebagai syiar Islam. Hal ini penting dilakukan sebagai pertanda kebesaran Islam.
Selain itu, Uu juga memaparkan sejumlah program keumatan yang digagas Pemdaprov Jawa Barat di bawah kepemimpin Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan dirinya, antara lain program Maghrib Mengaji, Sholat Shubuh Berjamaah, dan Kredit Mesra.
“Harapan kami, masjid juga bisa membantu program-program pemerintah khususnya dalan bidang keagamaan. Yang pertama adalah tentang Maghrib Mengaji, jadi di masjid ini harapan kami setelah Maghrib ada kegiatan mengaji,” kata Uu.
“Yang kedua, Shubuh Berjamaah. Shubuh di sini harapan kami jamaahnya banyak. Dan yang ketiga sebagai penyalur program Kredit Mesra. Oleh karena itu, Ketua DKM harus berkomunikasi mulai hari ini dengan bank bjb yang ada di Kabupaten Subang untuk menindaklanjuti program Kredit Mesra,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *